
Mengabarkan.com- Sampai Selasa (20/6/2023), tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat sekitar masih berupaya memadamkan titik api di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Diperkirakan kedalaman lahan gambut yang terbakar itu mencapai 1 meter.
Sementara, informasi yang dihimpun, saat ini 1 helikopter water bombing dari BNPB Provinsi Riau sudah dikerahkan untuk memadamkan titik api yang terjadi di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu Riau.
“Iya, kita bersama tim gabungan masih berupaya untuk melakukan pemadaman titik api. Bahkan water bombing sudah ada di lokasi kebakaran,” ujar Danramil 10 Kunto Darusalaam Kodim 0313 KPR, Kapten Inf Roni Paslah, kepada reporter Mengabarkan.com, pada Selasa (20/6/2023).
Danramil menyampaikan, lahan gambut yang terbakar tersebut terjadi pada Senin (19/6/2023), sekitar pukul 14.00 WIB.
“Saat ini tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat setempat masih berjibaku memadamkan api. Kalau luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai puluhan hektar,” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu, AKP D Raja Putra Napitupulu membenarkan terjadinya kebakaran lahan gambut di Bonai Darussalam, Rohul.
“Iya Bang. Semua tim masih di lokasi kebakaran. Kita saat ini juga melakukan olah TKP, seperti memeriksa saksi dan sempadan pemilik lahan yang terbakar,” ujar AKP D Raja, kepada reporter Mengabarkan.com, pada Senin (19/6) malam.
Saat ditanya luas lahan yang terbakar, AKP D Raja belum bisa memastikannya.
“Belum tahu berapa luas pastinya (lahan terbakar). Kita masih di lapangan,” jelasnya singkat. (Paber).






