
Mengabarkan.com- Terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau, memiliki cerita dari Kapolres Rohul, AKBP Budi Setiyono.
Mulai dari mobil dinasnya yang terpuruk, hingga Kapolsek Bonai Daurussalam Iptu Suheri Sitorus mengalami kelelahan saat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran yang terjadi pada Kamis (15/6/2023).
Kisah tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono, kepada reporter Mengabarakan.com, pada Sabtu (17/6).
AKBP Budi menjelaskan, saat terbakarnya lahan gambut di Bonai Darussalam, Ia bersama jajaran langsung menuju ke lokasi karhutla yang jaraknya lumayan jauh dari Polres Rohul.

“Sebelum ke lokasi karhutla, mobil dinas saya sempat terpuruk lho. Bahkan, Pak Suheri sempat demam saat memadamkan api, akibat kelelahan. Kapolseknya lupa pakai masker saat melakukan pemadaman,” ujar AKBP Budi menceritakan.
Meski demikan, lanjut Kapolres, pihaknya bersama tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD dan Satgas Satriya Kresna Bonai Darusslam, hingga masyarakat setempat terus berupaya untuk memadamkan api.
“Alhamdulillah lokasi kebakaran sudah berhasil didinginkan. Terima kasih juga kepada seluruh tim gabungan yang suduah berjibaku memadamkan api,” ucap Kapolres.
5 Hektar Lahan Gambut Terbakar
Untuk diketahui, sebelumnya, sekitar 5 hektar lahan gambut di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu, Riau diduga terbakar. Akibatnya, wilayah tersebut diselimuti kabut asap tebal, pada Kamis (15/6/2023).
Seluruh tim gabungan pun berjibaku untuk memadamkan api. Hingga Jumat (16/6), lokasi kebkaran tersebut berhasil didinginkan. (Paber).






