
Rokan Hulu – Polres Rokan Hulu menggelar Operasi Ketupat 2023 untuk memastikan masyarakat yang melaksanakan mudik aman dan nyaman, pada Senin (17/4/2023).
“Ada 217 personil gabungan yang kita turunkan,” jelas Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono SIK, MH kepada wartawan di halaman kantor Polres Rohul yang berada di Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.
Ia mengatakan sejumlah persiapan sebelum menggelar Operasi Ketupat telah dilakukan bersama tim gabungan.
“Operasi ini merupakan operasi kemanusiaan. Tentunya masyarakat yang akan mudik dan balik dapat menggunakan ruas jalan dengan lancar dan aman,” ujar AKBP Budi Setiyono.
Terlihat personil TNI Polri, Satpol PP Rohul, Dishub, Dinas Kesehatan dan BPBD Rohul serta Senkom hadir dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Amanat Kapolri Dibacakan Bupati Rohul H Sukiman
Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir sesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2023.
Kegiatan Ini jg merupakan wujud nyata sinergitas Polri dengan stakeholder Terkait dalam rangka mengamankan mudik dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023.
Perayaan hari raya Idul Fitri sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah, berkumpul, dan bersilaturahmi dengan keluarga serta sahabat. Berbeda dengan Idul fitri tahun lalu, pada tahun ini pemerintah memberikan kelonggaran-kelonggaran kepada masyarakat untuk dapat merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga, kegiatan mudik tidak dilarang dan tidak dilakukan penyekatan-penyekatan di jalur-jalur lintasan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Kebijakan pemerintah untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik telah ditanggapi dengan eforia, hal ini terbukti berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 123,8 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas/perjalanan selama lebaran, meningkat 44,8 % dari tahun 2022 yang mana pemudik pada tahun tersebut berjumlah 85.5 juta orang.
Pergerakan masyarakat ini terutama terkonsentrasi di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Moda transportasi lebaran didominasi oleh jalur Darat dengan menggunakan (kendaraan pribadi 47%, kendaraan umum 31%), jalur Udara 10%, kereta api 10%, jalur laut 2%, dan lainnya 0,11%.
Walaupun situasi pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini sudah terkendali dimana tingkat penularan berada di bawah angka 1, dengan positivity rate dan BOR rumah sakit berada dibawah standar WHO, namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pandemi belum sepenuhnya selesai, kita semua harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19 menjelang, pada saat dan pasca perayaan Idul Fitri 1444 H / tahun 2023 sehingga diperlukan langkah-langkah sinergis dengan seluruh stakeholder terkait agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan rangkaian Idul Fitri 1444 H / tahun 2023. *** (Paber)





