
Mengabarkan.com –Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan gambut di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam Rokan Hulu Riau, yang terjadi pada Minggu (18/6/2023) kemarin sudah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.
Padamnya api di lahan gambut tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono, kepada sejumlah wartawan di Mapolres Rohul, pada Kamis (22/6/2023).
AKBP Budi menjelaskan, insiden karhutla bermula dari Desa Buluh Apu di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, hingga merembet ke Rohul, tepatnya di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam.
“Jadi sebenarnya kepala api itu (sumber api pertama, red) berasal dari Desa Buluh Apu di Kecamatan Pinggir, Bengkalis baru menyebar dan masuk ke kawasan Rokan Hulu,” jelas Budi.
Kapolres menyampaikan, khusus lahan gambut yang terbakar yang masuk ke kawasan wilayah Rokan Hulu diperkirakan mencapai 20 hektar, selebihnya masuk ke kawasan Kabupaten Bengkalis.
“Jadi lahan yang terbakar di kawasan wilayah Rokan Hulu itu lebih kurang 20 hektar. Kalau yang masuk ke Bengkalis belum bisa kita sampaikan berapa luas lahan yang terbakar,” tegas Kapolres.
Dia menerangkan, sedikitnya sebanyak 150 orang personil gabungan dari Polres Rokan Hulu turut serta melakukan pemadaman di lokasi kejadian kebakaran selama empat hari.
“Kita dari kemarin sudah menurunkan 150 personil polisi dari Polres Rohul dan empat Polsek. Dibantu juga oleh TNI, BPBD, masyarakat setempat dan stakeholder lainnya,” jelas Kapolres.
Masing-masing personil polisi, lanjut Budi, dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, helm dan sepatu boot dalam melakukan pemadaman di lapangan. Dari jumlah 150 orang tersebut, Budi memberi instruksi untuk dibagi kedalam 3 tim yang akan bekerja melakukan pemadaman secara bergiliran empat jam sekali.
“Banyak di antara para personil baik Polri maupun TNI dan stakeholder lainnya yang sudah kelelahan. Makanya, kita membaginya kedalam tiga shift di bawah pengawasan dari Perwira yang juga melakukan pemadaman di lapangan,” sambungnya.
Budi menyebut, dia juga menginstruksikan kepada Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Suheri Sitorus untuk menggelar tenda dan menginap di lokasi kejadian kebakaran agar dapat memantau api di lokasi kejadian, termasuk bersiaga untuk menghindari kondisi yang lebih buruk.
Budi juga menambahkan, dirinya sengaja turut berjaga di lokasi kebakaran dan turut serta melakukan proses pemadaman di lokasi kebakaran untuk memberikan dukungan moril kepada para personil dalam melakukan tugas pemadaman di lokasi kebakaran tersebut.
“Saya paham, bahwa seluruh anggota, baik Polri, TNI, BPBD dan lain-lain kelelahan dalam melakukan pemadaman. Saya sengaja turut serta di lapangan melakukan pemadaman agar moral anggota tetap terjaga dan tetap bersemangat melakukan pemadaman di lokasi dan tetap bersama-sama,” bebernya.
“Alhamdulillah, sampai saat ini api sudah berhasil dipadamkan, sudah melakukan pendinginan di lokasi lahan yang terbakar,” ungkapnya. (Paber).






