Satpol PP dan Damkar Rohul Gencar Lakukan Simulasi Penanggulangan Bahaya Kebakaran

Linparnews- Meningkatnya kasus kebakaran di Rokan Hulu Riau, menjadikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Rohul gencar lakukan pelatihan dan simulasi terkait penanggulangan bahaya kebakaran.

Dari data yang dirangkum, Januari sampai Agustus 2022, jumlah kasus kebakaran mencapai 25 kasus dan non kebakaran (ganguan satwa liar, pembukaan cincin di jari masyarakat yang tidak bisa dibuka red ), sebanyak 12 kasus.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Satopol PP dan Damkar Rohul, Ridarmanto SIP, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat, Razqi Galileo ST, M.S.I, kepada Linparnews.Com, Rabu (10/8/2022) di ruang kerjanya.

Kabid Pemadan dan Perlindungan Masyarakat, Razqi Galileo saat menunjukkan Apar ke Wartawan Linparnews.com

Dijelaskan Razqi, dalam melakukan simulasi dan pelatihan tersebut, Satpol PP dan Damkar Rohul melakukannya di beberapa tempat, seperti di Sekolah, Pesantren, Bank, Taman Kanak-Kanak (TK), Badan Usaha bahkan sampai ke desa-desa yang ada di Rohul.

“Intinya dalam sosialisasi ini, kita memberi edukasi kepada masyarakat agar paham bagaimana cara memadamkam api  jika terjadi kebakaran. Contohnya, mengajarkan bagaimana cara mengunkan selimut api, dan mengunakan Alat pemdam api ringan (Apar) serta mengajarkan cara menyelamatkan diri, “terang Razqi.

Dia menjelaskan lagi, dengan diterapkannya sosialisasi ini, seluruh badan usaha, seperti Toko, Bank, dan Perkantoran wajib memiliki Apar, sesuai dengan aturan yang berlaku. Intinya, jika sudah memilik Apar tersebut, masyarakat sudah bisa menggunakannya terlebih dulu sebelum pemadam tiba di lokasi.

“Sebenarnya masa emas individu itu hanya 3 menit untuk memadamkan api. Jika lewat dari waktu tersebut, pemadam kebakaran yang harus turun tangan. Nah, itulah kegunaan Apar tadi. Bisa mengatasi api biar tidak membesar, “bebernya.

Dia menegaskan, dari hasil sosialisasi yang diterapkan, ternyata masih banyak ditemukan pemilik badan usaha yang tidak menyediakan Apar. Padahal, Apar itu sangat diperlukan, karena bisa mengatasi kebakaran hingga 90 persen.

“Kita imbau kepada seluruh pemilik badan usaha, agar menyediakan Apar yang beratnya 6 kilogram disetiap ruangan demi keselamatan bersama. Kemudian, jika terjadi kebakaran, segeralah menghubungi nomor pihak Pemadam. Untuk Pos Pasir Pengaraian : (0762) 6411113, Pos Ujung Batu (0762) 61113 dan Pos Kunto Darussalam 082268091310, “ jelas Razqi. ***(ber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru