
Rokan Hulu – Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu Riau mengalami kekurangan daya listrik hingga mengakibatkan sejumlah fasilitas dan operasional terkendala.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu, M. Zaki, melalui Sekretaris Umum Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center, Umzakirman, kepada sejumlah Wartawan, pada Selasa (25/4/2023).
Umzakirman menyampaikan, Masjid Agung Islamic Center seharusnya membutuhkan kapasitas 100.000 Watt untuk operasional masjid. Sementara daya saat ini hanya 10.000 watt, sehingga tidak mampu mendukung fasilitas Masjid seperti Air Conditioner (AC), Kolam Air Mancur dan fasilitas lainnya yang membutuhkan arus listrik.
Menyikapi persolan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center Rohul mencari solusinya, dengan cara mengajukan permohonan melalui anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Riau Kepri Syariah.
“Saat ini dalam tahap proses administrasi, rencananya trafo dengan daya 100.000 Watt akan dibantu oleh BRK Syariah. Jika nantinya terealisasi, operasional Masjid Agung Islamic Center Rohul bisa kembali optimal,” kata Umzakirman.
Ia menambahkan, secara umum perawatan Masjid Agung Islamic Center Rohul tidak ada masalah, hanya saja fasilitas yang berhubungan dengan kelistrikan sedikit terkendala.
“Kita sudah mencari solusi terbaik, kita berdoa dan berharap trafo yang baru cepat datang dan dapat difungsikan,” harapnya
Ia menjelaskan sejak awal Ramadhan Proses permohonan pengadaan Trafo melalui CSR BRK Syariah secara administratif sudah dikirim ke Kantor BRK Syariah. Informasinya setelah Idul Fitri ini diproses.
“Secara Administrasi sudah kita kirim ke BRK Syariah. Kita tingga menunggu jawaban resmi dari BRK Syariah, infonya setelah Idul Fitri ini diproses. Jika sudah terpasang baru diserahkan ke Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center Rohul),” pungkasnya ** (ADV/Kominfo/Paber).






