Saat Apel Bersama, Kapolres Kuansing: Peran Bhabinkamtibmas Itu Sangat Dibutuhkan

Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito. Foto/Mengabarkan.com

Mengabarkan.com – Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing), AKBP Pangucap Priyo Soegito menyampaikan pesan kamtibmas kepada seluruh Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah hukumnya.

Pesan kamtibmas itu juga merupakan bagian dari colling system dalam rangka Operasi Mantap Brata (OMB) Lancang Kuning di Pemilu 2024.

“Mari terus berupaya agar situasi kamtibmas dan Pemuilu 2024 berjalan aman dan damia,” ajak AKBP Pangucap, saat memimpin Apel bersama dengan seluruh Bhabinkamtibmas, Jumat (15/12/2023), di lapangan Mapolres Kuansing.

AKBP Pangucap menambahkan, peran Bhabinkamtibmas sangat dibutukan di tengah-tengah masyarakat.

“Kehadiran rekan-rekan itu sangat dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat. Pertahankan jabatan yang diemban, berilah edukasi dan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, Bhabinkamtibmas dalam menghadapi Pemilu Tahun 2024 ini harus bersikap netral, karena hal tersebut sudah ada aturanya.

“Rekan-rekan sekalian diharapkan bersikap netral di Pemilu ini. Jadilah penyejuk di tangah-tengah masyarakat dan jangan pernah terlibat dengan politik praktis,” imbaunya.

AKBP Pangucap menjelaskan, Bhabinkamtibmas juga merupakan ujung ‘tombak’ pimpinan Polri di wilayah, karena bisa terjun langsung dan berinteraksi dengan masyarakat.

“Mari tetap bersinergi dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman dan tenteram. Ingat, Polri harus profesional dan proporsional saat bertugas agar dicintai masyarakat,” kata Pangucap.

Dilarang Masuk Kantor Parpol

Selain pesan kamtibmas yang disampaikan, Kapolres Kuansing juga mengingatkan seluruh Bhabinkamtibmas agar tidak menggiring opini kepada masyarakat untuk memihak kepada calon tertentu.

“Berdasarkan STR Kapolri Nomor 1181, agar Bhabinkamtibmas tidak melakukan dialog dan tidak masuk ke kantor partai politik, rumah pemenangan atau posko pemenangan yang ada di wilayahnya,” tegas Pangucap.

Dalam melakukan sambang, kata Pangucap, hanya sifatnya memantau situasi dan tidak boleh singgah.

“Kalau sambang itu, yang boleh hanya memantau. Ingat, kita tidak boleh singgah,” jelas AKBP Pangucap. (Paber).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *