
Rokan Hulu – Sebagai seorang prajurit TNI sudah mendarah daging pada diri Muhammad Akhyar yang mengawali karier sebagai prajurut tamtama pada tahun 1993.
Muhammad Akhyar kini berpangkat Serma dan menjabat Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR.
Setelah 29 tahun mengabdi, Muhammad Akhyar memutuskan untuk menanggalkan seragam dinasnya.
Mengabdi kepada masyarakat memang sudah menjadi jalan hidup Serma Muhammad Akhyar.
Usai memutuskan untuk pensiun dini sebagai prajurit TNI, pria kelahiran Muara Musu 1 April 1972 ini akan berbuat untuk masyarakat melalui jalur berbeda.
Muhammad Akhyar akan mengabdikan dirinya dengan mengemban amanah sebagai Kepala Desa Muara Musu Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
“Hari ini saya telah dilantik menjadi Kepala Desa Muara Musu,” kata Muhammad Akhyar, kepada reporter Mengabarkan.com
Ia pun menceritakan kisah perjalanannya saat mengikuti pemilihan calon kepala desa, atas dorongan dan motivasi dari masyarakat.
Atas permintaan tersebut Muhammad Akhyar berdiskusi dengan keluarga, dia mencoba untuk melihat keseriusan warga yang mendesak agar dirinya maju Pilkades.
“Tokoh masyarakat yang menemui saya ke rumah, meminta supaya saya mengikuti seleksi calon kades, tetapi karena desakan warga yang begitu antusias saya mau menerima,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0313/KPR Letkol Letkol Arh Muliyadi mengucapkan selamat kepada Muhammad Akhyar.
“Saya mengucapkan selamat kepada Muhammad Akhyar, dia prajurit yang baik. Pengalamannya sebagai Babinsa mengajarkan bagaimana ia harus dekat dengan masyarakat. karena masyarakat membutuhkannya, kita harus bangga melepaskanya untuk masyarakat,” kata Muliyadi seusai acara pelantikan kades di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rohul Sukiman, pada Kamis (22/6).
Muliyadi berpesan, agar mantan anak buahnya itu tetap menjaga nama baik korp TNI.
“Saya hanya pesan, tetaplah menjaga kehormatan prajurit,” pinta Muliyadi. (Dedy/Ber)

