Mengabarkan.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar talk show bertajuk “Surambi Nogori Bupati Menyapa” dengan tema “Arah Kebijakan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati” di Ruang Conference Diskominfo Rokan Hulu, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang kembali diaktifkan setelah pertama kali digagas pada November 2021 melalui Radio Swara Lima Luhak tersebut menjadi wadah komunikasi terbuka antara pemerintah daerah, insan pers, dan masyarakat dalam memperkuat transparansi informasi publik serta menyampaikan berbagai kebijakan strategis pembangunan daerah.
Talk show menghadirkan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, sebagai narasumber utama, didampingi Kepala Dinas Kominfo Suharman Nasution, S.Pi., MM. Turut hadir Kabag Kesra Saprizal AH, Kabag Umum Abdullah, SE, Kepala BPBJ Muhardhan Julfhatony, S.STP., M.Si, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dr. Rudy Fadrial, S.Sos., M.Si, serta perwakilan organisasi wartawan se-Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam pemaparannya, Yusmar menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan media massa merupakan elemen penting dalam menyampaikan informasi pembangunan secara objektif, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi Bupati Rokan Hulu Anton, ST., MM bersama Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH., MM, yakni mewujudkan Rokan Hulu sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM serta pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor perkebunan dan pertanian, yang berwawasan lingkungan menuju masyarakat religius dan berkelanjutan.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemkab Rokan Hulu menetapkan empat misi strategis, meliputi peningkatan koordinasi kebijakan daerah yang terintegrasi, tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, peningkatan kualitas pelayanan administrasi dan kapasitas aparatur, serta optimalisasi pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan.
Selain itu, pemerintah daerah juga menetapkan lima program prioritas utama, yaitu penyelesaian sengketa hak guna usaha dan penguatan legalitas aset masyarakat, percepatan pertumbuhan sektor riil dan pemerataan infrastruktur strategis, peningkatan kualitas pelayanan publik beserta jaring pengaman sosial, optimalisasi administrasi dan efisiensi birokrasi, serta mitigasi risiko hukum dan penyelesaian perkara pertanahan secara komprehensif.
Dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital, Pemkab Rohul terus mengembangkan berbagai inovasi layanan, di antaranya e-RFK (Realisasi Fisik dan Keuangan), e-Fopi (Pendokumentasian Foto dan Pidato Pimpinan), Sipintar (Administrasi Produk Hukum), Sipormat (Sistem Informasi Kecamatan), dan e-SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah).
Kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog interaktif bersama insan pers. Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, termasuk evaluasi prestasi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Rokan Hulu serta persiapan menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2027.
Menanggapi hal tersebut, Yusmar menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), memperbaiki sistem pembinaan, menghapus praktik rekrutmen yang tidak sesuai mekanisme, serta meningkatkan pelatihan secara berkelanjutan bersama pelatih dan official profesional.
Dalam kesempatan itu, Yusmar juga memberikan penjelasan terkait mekanisme pembiayaan operasional pengantaran dan penjemputan jamaah haji Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026 yang sebelumnya menjadi perbincangan di media sosial.
Ia menegaskan bahwa sesuai ketentuan perundang-undangan, biaya transportasi jamaah dari embarkasi menuju daerah asal merupakan tanggung jawab pemerintah daerah dan tidak menggunakan dana setoran awal jamaah haji. Pemkab Rohul, kata dia, telah mengalokasikan anggaran secara transparan untuk kebutuhan transportasi, kargo, konsumsi, hingga penginapan transit.
Sementara itu, perwakilan organisasi wartawan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan informasi yang disampaikan pemerintah daerah. Mereka juga mengusulkan adanya regulasi teknis yang lebih jelas terkait dukungan operasional dan publikasi kegiatan-kegiatan strategis daerah, seperti MTQ maupun penyelenggaraan ibadah haji.
Menanggapi masukan tersebut, Pj Sekda menyatakan pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Diskominfo dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) guna membangun pola kemitraan yang lebih baik, transparan, adil, dan sesuai kemampuan keuangan daerah.
Melalui Talk Show “Surambi Nogori Bupati Menyapa”, Pemkab Rokan Hulu berharap informasi resmi pemerintah dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan terpercaya, sekaligus menjadi sarana menangkal disinformasi serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Rokan Hulu.
(Adv/Rido)



