Achmad: Terima Kasih Pak Anton, Masjid Islamic Center Sudah Ditata Rapi

Anggota DPR RI Dr Achmad M.Si. Foto/Mengabarkan.com.

Mengabarkan.com – Anggota DPR RI, Dr Achmad MSi, memberikan penilaian positif terhadap Bupati Rokan Hulu Anton ST, MM atas niatnya dalam menata kembali Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Achmad yang juga Mantan Bupati Rokan Hulu itu menilai sudah banyak perubahan positif terhadap penataan Islamic Center dari 10 tahun yang lalu.

“Ini luar biasa Pak bupati, kita masuk ke komplek islamic center ini jauh berbeda dengan 10 tahun yang lalu. Tepuk tangan untuk pak bupati,” kata Achmad, saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Pasir Pengaraian, pada Kamis 26 September 2025.

Achmad menilai, di era kepemimpinan bupati Anton, sudah banyak kemajuan di komplek islamic center. “Sudah banyak kemajuan, mulai dari tempat wuduhnya sudah rapi, masjidnya sudah sejuk dan pekarangan sudah dibenahi,” ujar Achmad, yang juga politisi Demokrat itu.

Profil Singkat Achmad

Dr. H. Achmad, M.Si lahir 3 April 1955 adalah seorang Politikus asal Riau dari Partai Demokrat yang saat ini duduk menjadi Anggota Komisi VIII DPR-RI yang membidangi Agama, Sosial, Kebencanaan, serta pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak dari Dapil Riau I periode 2019-2024 dan kembali terpilih periode 2024-2029.

Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Pj Bupati Rokan Hulu periode 2000-2001 dan pernah menjabat sebagai Bupati Rokan Hulu 2 periode yaitu 2006-2011 dan 2011-2016.

Sejarah Singkat Islamic Center

Untuk diketahui, Masjid Agung Islamic Centre Rokan Hulu ( MAIC Rohul) atau biasa juga disebut sebagai Masjid Agung Islamic Center adalah Masjid Agung sekaligus Islamic Center Kabupaten Rokan Hulu, provinsi Riau.

Pembangunannya digagas oleh Bupati Rokan Hulu Achmad dan menjadi ikon Kabupaten Rokan Hulu. Pembangunan MAMIC Rokan Hulu dimulai pada Tahun 2008, dan diresmikan penggunaannya pada hari Jumat 25 Syaban 1431 H, bertepatan dengan 6 Agustus 2010 M oleh Bupati Rokan Hulu, Achmad.

Kala itu, Bupati menghadirkan Ustadz kondang, Dai Sejuta umat KH. Zainuddin MZ yang bertindak selaku Khatib pada Sholat Jumat saat itu.

MAMIC Rokan Hulu didirikan di atas lahan seluas 22 hektar dengan luas bangunan 15 800 meter persegi dan berdaya tampung mencapai 15.000 hingga 20 000 jemaah. Pembangunannya di danai dengan dana dari APBD Kabupaten Rokan Hulu, menghabiskan setidaknya 400 milyar Rupiah.

Arsitektur Islamic Center

Fitur utama bangunan masjid ini terdiri bangunan utama masjid dan bangunan plaza yang dikelilingi oleh arcade. Arsitektur masjid mengadopsi bangunan masjid modern bergaya arabia dengan kubah besar berdiameter 25 meter di atap bangunan utama di apit empat menara di setiap sudut bangunan masjid masing masing setinggi 66.66 meter ditambah dengan satu menara utama setinggi 99 meter yang terpisah dari bangunan utama masjid.

Masjid ini dilengkapi dengan sarana pendukung seperti MCK dan tempat wudhu yang nyaman dan bersih, juga dilengkapi dengan perpustakaan digital dan manual, TV Madani, Radio Daerah, poliklinik, aula serbaguna, toserba serta ruangan belajar yang dilengkapi dengan akses internet.

Akses ke bangunan utama masjid ini terdiri dari 9 pintu masing masing 3 pintu di tiga sisi bangunan masjid, kesemua pintu tersebut diberi nama terdiri dari, Pintu utama di sebelah timur diberi nama Pintu Babussalam di apit oleh pintu Khodijah di sebelah kanan dan pintu Aisyah disebelah kirinya.

Pintu Utama di sebelah selatan diberi nama Pintu Aisyah I di apit oleh Pintu Usman Bin Afan disebelah kanan dan Pintu Umar Bin Khatab di sebelah kirinya. Pintu utama disisi Utara diberi nama pintu Khadijah I di apit pintu Abu Bakar As Siddiq di sebelah kanan dan Pintu Umar Bin Khatab di sebelah kirinya.

Interior Masjid dihiasi dengan berbagai kaligrafi serta lampu gantung seberat 2 ton, terbuat dari Pelat Kuningan dari Italia, dan batu hias, Batu Oksi dari Jawa Timur, Batu Akik dari Kalimantan dan Turki, Batu Cris Topas dari Jawa Barat, dan Kalimaya dari Banten, kaca lampu Gold Spectrum dari Amerika dan bagian tengah merupakan perisai muslim, bagian pinggir terdapat rantai yang merupakan persatuan umat Islam, 8 bilah pedang sabilillah Khaidir Ali, 16 busur panah Syaidina Ali bin Abi Tholib dan 8 tombak Abu Bakar Assiddiq, ditambah dengan bunga Kusuma lambang kejayaan Islam dan dikelilingi surat Al-Fatihah, surat Al –Kafirun, surat Annas serta 99 Asmaul Husna.

Penulis: Ber/Adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *