Bupati Sukiman Paparkan Capaian Pembangunan Selama Tiga Tahun Memimpin Rohul

Bupati Rokan Hulu H Sukiman saat menghadiri Halalbihalal. Foto/Mengabaarkan.comPekanbaru – Bupati Rokan Hulu, Riau, Sukiman, memparkan capain kinerjanya selama tiga tahun bersama wakilnya Indra Gunawan.

Bupati mengklaim, telah menjalankan amanat yang diberikan dengan sepenuh hati, serta kemampuan dan pikiran disertai waktu dan tenaga.

“Dengan melaksanakan mulai dari proses perencanaan sesuai sasaran dan tujuan yang jelas, dilaksanakan dengan tahapan dan prosedur yang telah ditetapkan serta selalu berpegang pada dasar dan pedoman regulasi dan aturan yang telah digariskan, agar tidak ditemukan persoalan di kemudian hari,” kata Sukiman.

Hal ini terbukti sampai dengan dua periode kepemimpinannya, Pemkab tidak ada persoalan gugatan, baik ke Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru, maupun ke Pengadilan Negeri Rokan Hulu terkait keputusan dan atau kebijakan yang diambil dan dilaksanakan.

“Berbagai hasil pembangunan sesuai dengan ciri khas pembangunan Rokan Hulu yang termasuk dalam misi ke tiga kami, yaitu membangun desa menata kota telah dilaksanakan se tahap demi setahap,” jelas Bupati saat Halalbihalal Pemkab Rokan Hulu bersama Himpunan Keluarga Rokan Hulu yang ada di Kota Pekanbaru, pada ahad (21/05) di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru, Riau.

Ia merinci, seperti dibidang infrastruktur jalan dan jembatan, bahwa Pemkab Rohul sampai tahun 2021 telah membangun jalan sepanjang 2.140,36 kilometer, dengan status aspal sepanjang 427,75 kilometer, beton 43,75 kilometer, kerikil 1.167,26 kilometer dan tanah 179,52 kilometer yang tersebar di 16 kecamatan.

“Sedangkan untuk jembatan ada 25 unit dan pemeliharaan 15 unit, jalan pemukiman sepanjang 14.279,43 kilometer, belum yang termasuk dibangun oleh desa, drainase 79.937,36 meter, termasuk rumah layak huni 1.813 buah, dan sarana air bersih di 132 lokasi,” katanya.

Tidak cukup itu, sambung Bupati, pada tahun 2022 ini, Pemkab Rohul juga memperoleh penilaian yang membanggakan dari pemerintah pusat bidang pemerintahan dengan mendapatkan dana insentif daerah bersama Provinsi dan 3 Kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Rokan Hulu serta Kota Dumai.

“Tidak hanya terbatas infrastruktur, pembangunan juga meliputi bidang pendidikan, kesehatan serta pelayanan sosial kemasyarakatan lainnya. termasuk bidang agama, adat dan budaya, keamanan dan penegakan hukum, tidak ketinggalan generasi muda dan kaum wanita. dengan sumber anggaran kabupaten dan bantuan dari Pak Gubernur Riau serta Pemerintah Pusat, “jelasnya.

Bupati Rokan Hulu juga menjelaskan bahwa data BPS menunjukkan hasil pembangunan Pemkab Rokan Hulu secara makro, telah mencapai :

1.Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 sebesar 1,51%, maka pada tahun 2021 meningkat menjadi 4,98% dan meningkat lagi pada tahun 2022 menjadi 5,02%;

2. PDRB pendapatan per kapita atas dasar harga berlaku juga mengalami peningkatan dari 64,53 juta rupiah pada tahun 2020 menjadi 78,39 juta rupiah pada tahun 2021 kemudian meningkat lagi menjadi 85,15 juta rupiah pada tahun 2022;

3. Persentase kemiskinan terjadi naik turun, dimana pada tahun 2020 sebesar 10,31% naik menjadi 10,40% di tahun 2021, namun pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 9,95%. Dan untuk pertama kali dalam sejarah Kabupaten Rokan Hulu, setelah berumur 23 tahun, prosentase kemiskinan mencapai satu angka.

Sementara, dalam acara itu turut hadir H. Bakhtiar Majid selaku ketua Umum HKR, Drs. H. Yuherman Yusuf, MH selaku Dewan Penasehat HKR , Wabup, H Indra Gunawan, Wakil Ketua DPRD Riau, Syafaruddin Poti, Anggota DPR RI, Achmad M.Si, serta masyarakat Kabupaten Rokan Hulu lainnya dari berbagai profesi yang kini berdomisili di Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Bupati, H Sukiman mengaku kegiatan silaturahmi ini menjadi salah satu hikmah tersendiri, dimana membuat yang keruh menjadi jernih, membuat yang bengkok menjadi lurus, dan membuat yang kusut menjadi teruraikan.

“Kegiatan Halal Bi Halal ini merupakan suatu tradisi positif yang dilakukan umat Islam, khususnya sempena perayaan hari Raya Idul Fitri, guna menyempurnakan kemenangan dan kesucian yang diraih setelah melaksanakan puasa dan ibadah lain selama bulan suci Ramadhan,” kata Sukiman.

“Melalui kegiatan ini, kita semua diharapkan dapat saling membersihkan diri dengan tulus dan ikhlas, saling memberi dan meminta maaf kepada sesama atas segala khilaf dan salah yang pernah kita buat, “sambung Sukiman. (Paber/Adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *