
Mengabarkan.com – Meninggalnya dua bocah di Desa Rambah Muda, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) membawa duka mendalam bagi warga, termasuk Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono.
AKBP Budi pun menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya kedua anak tersebut.
“Atas kejadian ini, kami turut berbelasungkawa. Semoga Allah SWT menempatkan almarhum dan almarhumah di surga. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan,” ujar AKBP Budi, kepada reporter Mengabarkan.com, pada Kamis (14/9/2023).
AKBP Budi menceritakan, saat peristiwa terjadi, ia langsung memerintahkan Kapolsek dan jajaran di Polsek Rambah Hilir untuk hadir dan membantu keluarga yang sedang berduka.
Atas peristiwa itu, AKBP Budi mengimbau seluruh orang tua agar tetap melakukan pengawasan dan menjaga anak-anak saat melakukan aktifitas.
“Kita imbau seluruh orang tua agar tetap memperhatikan anak-anaknya. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir,” imbau Kapolres.
Ditemukan Terapung di dalam Kolam
Untuk diketahui, sebelumnya, pada Selasa (13/9/2023), dua bocah ditemukan meninggal dunia di dalam kolam seusai bermain sepeda di pekarangan rumah milik Marsono.
Kedua boca itu inisial RA umur 3 tahun jenin klamin laki-laki, dan inisial AA umur 4 tahun jenis kalamin perempuan.
Adapun kronologi kejadian, pada Selasa (12/9), sekitar pukul 09.00 WIB, kedua bocah sedang bersama neneknya di rumah Marsono yang saat itu hendak mengadakan pesta.
Kedua korban ini dibawa neneknya ke rumah Marsono, karena ada pesta. Sesampainya di sana, kedua bocah itu bermain sepeda di sekitaran pekarangan belakang rumah.
Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WIB, nenkanya tidak lagi melihat cucunya. Neneknya bersama ibu-ibu lainya pun langsung mencari di sekitar belakang rumah, namun tidak ditemukan.
Pada saat pencarian itu, MR yang baru pulang dari mencari rumput ikut mencari kedua bocah.
“Sekitar 10 meter dari rumah, kedua bocah akhirnya ditemukan di dalam kolam dengan kondis terapung dan sudah meninggal dunia,” jelas AKBP Budi. ** (Paber).






