
Rokan Hulu – Sejak pelaksanaanya diarahkan oleh Mabes Polri, jajaran Kepolisian Daerah sampai Kepolisian Resor hingga Kepolisian Sektor di Provinsi Riau, secara rutin menggelar program bertajuk ”Jumat Curhat” setiap Jumat.
‘Jumat Curhat’ ini merupakan program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dilaksanakan dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek dan juga merupakan program lanjutan Quick Wins Presisi.
Adapun tujuan dilaksankanya program ‘Jumat Curhat’ tersebut, guna mendengar secara langsung curhatan dari masyarakat mengenai saran, kritikan, masukan serta pengaduan dari masyarakat terkait dengan pelayanan Kepolisian, khususnya di Polres Rokan Hulu, Riau.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK, MH, menyampaikan, bahwa program ‘Jumat Curhat’ yang dilaksanakan merupakan bentuk interaksi secara langsung antara Polri dengan masyarakat.
“Kita mendengarkan saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat terkait dengan pelayanan yang selama ini telah dilaksankan,” kata AKBP Pangucap, belum lama ini, kepada Mengabarkan.com.

“Pada intinya, kami sangat membutuhkan saran, kritik, dan informasi dari masyarakat. Hal ini sebagai bahan evaluasi dalam rangka membenahi, memperbaiki ataupun meningkatkan kualitas kinerja pelayanan,” sambung lulusan Akpol tahun 2003 itu.
Narkoba dan Pencurian Buah Sawit Mendominasi
Selama program ‘Jumat Curhat’ dilaksanakan oleh Polres Rokan Hulu, masyarakat lebih banyak mengeluhkan maraknya peredaran narkoba hingga pencurian buah sawit.
“Narkoba dan pencurian buah sawit mendominasi,” ujar AKBP Pangucap, saat ditanya apa saja keluhan masyarakat yang paling mendominasi selama program ‘Jumat Curhat’ dilaksanakan.
Serukan Poskamling Diaktifkan
Sementara itu, dari hasil curhatan masyarakat, AKBP Pangucap pun langsung mengambil solusi, agar peredaran narkoba dan pencurian buah sawit bisa diatasi.
Kapolres mengintruksikan, agar 12 Polsek se Rokan Hulu mengaktifkan kembali Sistem Pengamanan Lingkungan (Siskamling) di wilayah hukum masing-masing, serta menciptakan rasa kepedulian di tengah-tengah masyarakat itu sendiri.
“Selain penegakan hukum dan mengaktifkan kembali poskamling tersebut, kita juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para tokoh yang ada di wilayah masiang-masing, agar mengedepankan kepedulian. Sehingga peredaran narkoba, pencurian buah sawit serta tindakan kriminal lainnya bisa teratasi,” jelas Kapolres.
Ia menjelaskan, rasa kepedulian merupakan jurus paling ampuh untuk mengatasi tindakan kriminal yang ada di setiap wilayah.
“Jadi begini, mengatasi tindak kejahatan itu tidak bisa hanya Polisi saja. Semua lapisan masyarakat juga harus peduli. Contoh, apabila ada keluarga kita yang baru datang, maka kita seharusnya menyampaikan itu ke pihak Rukun Tetangga (RT) setempat. Kemudian, apabila anak kita lama pulang ke rumah, para orangtua juga harus menanyakan di mana keberadaan si anak dan kenapa lama pulang? Nah, Itulah pentingnya rasa kepedulian itu,” jelas AKBP Pangucap.** (Paber).

