Mengabarkan.com – Manajemen Pasar Modern Rokan Hulu angkat bicara menyikapi pemberitaan dan video yang viral di media sosial terkait dugaan aksi pencurian yang disebut meresahkan pengunjung di kawasan pusat perbelanjaan tersebut.
Pasar Modern yang berada di kawasan Kampung Padang, Desa Rambah Tengah Utara (RTU), Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan dan ekonomi masyarakat.
Pasar Modern diresmikan pada 29 Desember 2010 oleh Bupati Rokan Hulu saat itu, Drs. H. Achmad, M.Si. Sejak awal keberadaannya, pasar tersebut diharapkan menjadi pusat pemenuhan kebutuhan masyarakat sekaligus ruang aktivitas ekonomi dan rekreasi warga.
Berada di Jalan Tuanku Tambusai, Kampung Padang, Pasir Pengaraian, Pasar Modern dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui Perumda Rohul Jaya. Seiring waktu, kawasan tersebut juga terus dikembangkan dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk aktivitas UMKM dan rencana pengembangan wahana bermain modern.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, geliat Pasar Modern disebut tidak lagi seramai masa kejayaannya. Sejumlah pedagang memilih meninggalkan lokasi tersebut, sementara jumlah pengunjung juga dinilai mengalami penurunan.
Salah seorang pedagang, Coky, mengatakan salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah semakin banyaknya toko yang menawarkan kebutuhan secara grosir maupun eceran di luar kawasan Pasar Modern.
“Semakin banyak toko yang membuka usaha grosir dan eceran, sehingga pedagang eceran yang sebelumnya menempati lantai dua Pasar Modern ikut terdampak,” ujar Coky, Selasa (11/8/2026) pagi.
Belakangan, perhatian masyarakat kembali tertuju kepada Pasar Modern setelah muncul pemberitaan dan video viral yang menyoroti dugaan kehilangan barang milik pengunjung. Informasi yang beredar menyebutkan adanya kehilangan telepon seluler, uang, hingga barang berharga yang ditinggalkan di kendaraan.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Perumda Rohul Jaya, Imran Tambusai, SE, MM, menegaskan pihak manajemen langsung mengambil langkah setelah informasi tersebut viral.
Imran yang dilantik sebagai Direktur Utama Perumda Rohul Jaya pada akhir Desember 2024 mengatakan, pihaknya bersama manajer Pasar Modern, kepala security, serta seluruh petugas keamanan langsung melakukan evaluasi dan meningkatkan pengamanan di sejumlah titik.
“Pasca viralnya berita itu, kami bersama manajer Pasar Modern, kepala security dan seluruh anggota security langsung bertindak cepat. Security kami sebar di seluruh area parkir untuk melakukan sosialisasi kepada pengunjung agar tidak meninggalkan barang bawaan di sepeda motor,” kata Imran saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp.
Menurutnya, manajemen juga menempatkan petugas keamanan berpakaian sipil di sejumlah titik yang dianggap rawan guna mengantisipasi terjadinya aksi pencurian.
Imran menyebutkan, imbauan kepada pengunjung sebenarnya telah dilakukan sebelumnya. Bahkan, pihak manajemen telah memasang sejumlah spanduk yang berisi imbauan agar pengunjung tidak meninggalkan barang belanjaan maupun barang berharga lainnya di kendaraan.
“Kami sebelumnya juga sudah sering mengingatkan pengunjung agar tidak meletakkan barang di kendaraan. Kami juga sudah memasang spanduk imbauan di beberapa titik agar pengunjung tidak meninggalkan barang belanjaan dan barang berharga lainnya di kendaraan,” jelasnya.
Ia juga meminta masyarakat yang merasa kehilangan barang untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan Pasar Modern agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak manajemen.
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan atau dirugikan, kami meminta segera melapor kepada security. Untuk pengunjung yang kehilangan, manajemen Pasar Modern bersedia membantu mengganti kerugian dengan melihat dan mempertimbangkan kondisi serta fakta kejadian yang sebenarnya,” ungkap Imran.
Imran juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa dirugikan atas kejadian tersebut. Ia memastikan manajemen akan terus melakukan pembenahan dan meningkatkan sistem keamanan di lingkungan Pasar Modern.
“Kami atas nama manajemen Pasar Modern meminta maaf atas kejadian ini kepada pihak yang dirugikan. Ke depan, pihak manajemen akan terus meningkatkan keamanan,” ujarnya.
Ia sekaligus mengimbau pengunjung agar turut berperan menjaga keamanan dengan tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan serta tetap memperhatikan ketertiban dan kebersihan lingkungan pasar.
Lebih lanjut, Imran mengungkapkan bahwa setelah kejadian tersebut, dirinya langsung memerintahkan petugas keamanan untuk meningkatkan pengawasan dan menyebar di sejumlah area Pasar Modern.
“Tidak lama setelah itu, salah satu pelaku pencurian berhasil diamankan oleh security. Namun, pemilik barang memilih memaafkan pelaku sehingga petugas keamanan melepaskannya karena pelaku sudah berusia lanjut,” kata Imran.
Manajemen Pasar Modern berharap langkah peningkatan pengamanan tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Pihak manajemen juga mengajak seluruh pengunjung, pedagang, dan pihak terkait untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan Pasar Modern sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu.
Penulis: Rido
Editor: Paber






