Eksklusif: Upaya AKBP Budi Setiyono Pertahankan Langit Rohul Tetap Biru

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono. Foto/Mengabarkan.com

Mengabarkan.com – Kapolres Rokan Hulu Riau AKBP Budi Setiyono, tak henti-hentinya melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan Langit Rokan Hulu “tetap biru”.

Upaya dan komitmen itu terlihat jelas, ketika pemimpin tertinggi di Mapolres Rohul itu, gencar melakukan sosialisasi, bahkan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Selain itu, AKBP Budi pun melibatkan seluruh unsur stakeholder, yaitu Pemda, TNI, Polri, pihak perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan tokoh masyarakat.

Dengan satu tujuan, yakni menjadikan Kabupaten Rokan Hulu Zero Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sehingga langit Rohul tetap biru.

Kapolres Rohul berpose bersama seusai melaksanakan anev karhutla di Rohul. Foto/Mengabarkan.com

“Saat memasuki musim kemarau, potensi Karhutla bisa terjadi kapan saja, hendaknya ini perlu diantisipasi oleh seluruh pemangku kepentingan, sehingga wilayah Rohul zero titik api,” kata Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono SIK MH, kepada reporter Mengabarkan.com, pada Minggu (201/5/2023), via ponselnya.

Upaya Preemtif dan Preventif

Selain melibatkan seluruh stakeholder, AKBP Budi juga berupaya melakukan cara-cara preemtif dan preventif dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Rohul.

Ia menjelaskan, penanganan karhutla tak hanya menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah daerah, Polri, TNI, tetapi  juga adanya peran dan tanggungjawab masyarakat.

Atas hal ini, pihaknya juga intens melakukan mapping daerah rawan terjadinya Karhutla serta inventarisasi kekuatan personil gabungan dan pengecekan peralatan untuk melakukan pemadaman serta pendinginan jika terjadi karhutla.

‘’Para Kapolsek, Camat dan Danramil dibantu dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kades dan Lurah serta MPA di 16 kecamatan terus melakukan upaya preemtif dan preventif dalam pencegahan dan penanganan karhutla di Rohul,” jelasnya.

“Intinya itu, komunikasi secara proaktif dan kolaboratif dengan semua unsur terkait,” sambung Kapolres.

Embung Andalan Utama

Selain itu, Kapolres AKBP Budi juga melakukan pengecekan secara rutin terhadap perlengkapan dan peralatan Karhutla di masing-masing Polsek serta instansi terkait.

Bahkan, ketersediaan embung dan kanal bloking pada areal perusahaan dan permukiman masyarakat tetap dijaga dan dirawat.

“Embung ini tetap kita maksimalkan, karena itu merupakan andalan utama jika terjadi kebakaran hutan dan lahan. Dan saat ini 16 kecamatan di Rohul sudah memiliki embung atau kanal bloking, yang bekerja sama dengan pihak perusahaan.

“Kemarin juga Pak Bupati (Sukiman) sudah menekankan kepada pihak perusahaan agar menyediakan mobil pemadam kebakaran, sehingga jika terjadi karhutla, api dengan cepat bisa dipadamkan,” jelasnya.

AKBP Budi menambahkan, jika terjadi karhutla di medan yang cukup exstriem (perbukitan), pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak BNPB Riau.

“Jika terjadi karhutla di lokasi yang cukup exstrim, kita akan melakukan koordinasi bersama BNPB untuk dilakukan water bombing dan membawa masyarakat sekitar yang tau jalan menuju ke lokasi karhutla itu,” ucap AKBP Budi Setiyono. (Paber).

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *