
Mengabarkan.com -Ancaman El Nino kembali datang ke Indonesia. Kenaikan suhu permukaan laut di bagian timur Samudra Pasifik ini akan berpotensi menurunkan produksi padi dan mengganggu stabilitas harga pangan.
Selain itu, Potensi El-Nino juga perlu diwaspadai, karena selain memicu kekeringan, minimnya curah hujan yang terjadi juga akan meningkatkan jumlah titik api, sehingga rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menyikapi fenomena tersebut, Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono telah menginstruksikan seluruh polsek jajaran untuk melakukan berbagai upaya agar kebakaran hutan dan lahan di Rokan Hulu tidak terjadi.
Dalam penanganan karhutla itu tidak ada istilah, ‘itu tugas Polisi, TNI, BPBD’, tapi kita semuanya harus terlibat, sehingga apa yang diharapkan bisa tercapai,” kata AKBP Budi, pada Sabtu (18/6/2023).
Ia juga menyampaikan, kolaboratif di lapangan sangat diutamakan dalam penanganan karhutla. Sehingga pemadaman api akan cepat teratasi dengan sempurna.
“Intinya itu kolaboratif. Kalau ini tercipta, penanganan karhutla akan mudah, karena tak ada lagi pengkotak-kotakan,” jelas AKBP Budi.
“Yang pasti dalam menghadapi ancaman El Nino juga diperlukan upaya dan doa. Karena kalau hanya bekerja tanpa doa juga tidak bisa. Begitu juga sebaliknya, kalau hanya berdoa tanpa ada upaya juga tidak bisa,” jelas AKBP Budi. (Paber)





