Mengabarkan.com – Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum anggotanya itu akan tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Hal itu disampaikan Kapolres Emil kepada reporter mengabarkan.com, saat dikonfirmasi ihwal perkembangan kasus yang mencoreng institusi polri itu.
“Pada saat kejadian diamankan oleh beberapa anggota polri, bukan warga. Oknum tersebut sedang diproses sesuai aturan yang berlaku,” kata AKBP Emil, via pesan WhatsApp-nya, pada Senin 29 September 2025.
Untuk diketahui, sebelumnya pada Jumat 26 September 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, dunia kepolisian di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, kembali tercoreng oleh ulah oknum anggotanya.
Seorang perwira pertama berinisial LLN yang berpangkat Inspektur Polisi Satu atau Iptu, digerebek oleh ibu-ibu Bhayangkari di kompleks asrama polisi, Mapolsek Rambah, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu.
Saat digrebek, oknum perwira itu diduga sedang melakukan tindakan asusila dengan seorang Bhayangkari berinisial IA, yang diketahui istri dari seorang anggota polisi aktif di Polres Rokan Hulu.
Kejadian ini terjadi di kompleks asrama polisi Mapolsek Rambah, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Rohul.
Sebelumnya, usai penggrebekan, Paur Humas Polres Rokan Hulu, Ipda Santo Marbun, SH, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa yang terjadi.
“Benar, saat ini kasusnya sedang dalam proses penyelidikan internal. Oknum perwira berinisial LLN telah diamankan dan akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Digrebek di Rumah Dinas LLN
Sebelumnya, sejumlah ibu-ibu Bhayangkari melakukan penggerebekan mendadak ke rumah dinas yang ditempati Iptu LLN.
Kecurigaan muncul sejak beberapa hari terakhir ketika oknum perwira tersebut kerap terlihat keluar masuk kompleks asrama polisi dengan gerak-gerik yang mencurigakan.
Puncaknya, pada Jumat pagi, LLN datang ke rumah dinas dengan mengendarai sepeda motor dan memarkirkannya di bagian belakang rumah. Tidak lama berselang, seorang perempuan Bhayangkari berinisial IA yang diketahui sebagai istri anggota polisi terlihat masuk ke rumah dinas yang sama.
Melihat gelagat tidak wajar, sejumlah Bhayangkari yang tinggal di kompleks tersebut melakukan pemantauan. Setelah memastikan keduanya berada di dalam rumah dalam waktu cukup lama, para istri polisi itu kemudian memberanikan diri melakukan penggerebekan.
Saat pintu berhasil dibuka, warga menemukan pemandangan yang mengejutkan. Iptu LLN dan IA tertangkap basah berada di dalam kamar dengan kondisi tidak wajar. IA hanya mengenakan pakaian daster, sedangkan LLN tampak terburu-buru mengenakan pakaian setelah diduga melakukan perbuatan terlarang.
Sempat terjadi kepanikan ketika oknum perwira itu mencoba melarikan diri. Namun, beruntung seorang petugas piket jaga Mapolsek Rambah yang berada di sekitar lokasi segera bertindak sigap dan berhasil menahan LLN. Oknum perwira tersebut kemudian diamankan untuk menghindari amukan massa.
Penulis: Ber






