Ketua KPPS Meninggal Dunia Pasca Pemilu, Kapolres Kuansing Sambangi Rumah Duka

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap bersama jajaranya saat mengunjungi rumah almarhum, Werman. Foto/Mengabarkan.com

Mengabarkan.com – Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) AKBP Pangucap Priyo Soegito bersama rombongan mengunjungi rumah almarhum Werman (47), di Dusun 1, RT 001, RW 001, Desa Teratak Jering, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuansing, pada Minggu (25/2/2024).

Kedatangan AKBP Pangucap bersama rombongan sebagai bentuk silaturahmi terhadap keluarga yang ditinggal oleh almarhum pasca Pemilu 2024 lalu.

“Almarhum ini meninggal dunia dalam keadaan baik yaitu melaksanakan tugas sebagai Ketua KPPS di Pemilu 2024 kemarin. Semoga almarhum diterima disisi Allah SWT,” ujar AKBP Pangucap di hadapan keluarga.

Pangucap menambahkan, kepada keluarga yang ditinggal agar dapat bersabar dan memperbanyak doa. “Kepada keluarga semoga dapat bersabar atas berpulangnya suami dan ayah dari anak-anak,” ujar Pangucap.

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan permintaan maafnya kepada pihak kelurga yang baru saat ini bisa mengunjungi rumah almarhum karena masih disibukkan dengan pengamanan tahapan Pemilu 2024.

“Sekali lagi, kami dari Polres Kuansing mohon maaf kepada pihak kelaurga, karena baru saat ini bisa mengunjungi rumah almarhum,” pinta Pangucap.

Dalam kesempatan itu, AKBP Pangucap turut memberikan bantuan kepada istri almarhum. “Apa yang kami berikan ini adalah bentuk duka cita dan penghargaan atas jasa almarhum yang gugur dalam tugas. Semoga bermanfaat untuk keluarga yang ditinggalkan,” harapnya.

Sementara itu, Fitri (48), istri almarhum, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Kuansing dan rombongan yang telah meluangkan waktu ke rumahnya.

 

Fitri menyampaikan permohonan maaf jika suaminya memiliki kesalahan, khususnya saat menjalankan tugas sebagai Ketua KPPS.

“Kami dan keluarga menyampaikan permohonan maaf jika almarhum ada kesalahan ataupun kekurangan dalam melaksanakan tugas sebagai Ketua KPPS,” ungkapnya.

Meninggal Akibat Sakit Mag

Untuk diketahui, dua hari sebelum Pemilu, almarhum sempat sakit dan dirawat di Puskesmas Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir. Almarhum diduga mengidap penyakit  magh akut.

Sebelum hari pemungutan suara, almarhum pun pulang dari Puskesmas karena ia sudah merasa sehat. Selanjutnya, Ia pun bertugas di TPS 01, Desa Teratak Jering, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. Di sana rekan kerjanya sempat menyuruh almarhum pulang untuk istirahat.

“Setelah sampai di rumah, keadaan almarhum semakin menurun dan mengalami sesak napas sehingga harus dirujuk ke RSUD Taluk Kuantan. Setelah menjalani proses perawatan medis, akhirnya almarhum meninggal dunia, pada Rabu (14/2), pukul 23.27 WIB,” jelas Pangucap. (Paber).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *