Mengabarkan.com — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus mendorong pembenahan kualitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepuasan sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya RSUD Rokan Hulu dan Puskesmas.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Talk Show “Surambi Nogori, Bupati Menyapa” yang digelar Jumat (11/9/2026). Kegiatan mengangkat tema “Membangun Kepercayaan Publik melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat dan RSUD Rokan Hulu serta Mewujudkan Pelayanan yang Mudah, Cepat, Ramah, Aman, dan Berkualitas.”
Dalam pembahasan tersebut, peningkatan pelayanan tidak hanya diarahkan pada pembenahan sarana dan prasarana, tetapi juga menyangkut budaya kerja, kompetensi tenaga kesehatan, ketersediaan obat, komunikasi dengan pasien, hingga kemudahan masyarakat dalam memperoleh layanan.
Direktur RSUD Rokan Hulu, dr. Zuldi Afki, Sp.P., menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui pelayanan yang profesional, sopan, ramah, dan tuntas.
Menurutnya, pembinaan dan pengawasan terhadap tenaga kesehatan terus dilakukan, baik di RSUD maupun Puskesmas. Penerapan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas interaksi antara petugas dan pasien.
Zuldi mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki, terutama komunikasi petugas dengan pasien di unit gawat darurat (UGD).
“Petugas harus berkomunikasi dengan pasien, misalnya memberikan informasi ketika masih menunggu hasil laboratorium atau pemeriksaan penunjang. Komunikasi seperti ini yang masih perlu kita perbaiki,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh membedakan pasien berdasarkan status kepesertaan. Untuk kebutuhan obat, rumah sakit memastikan obat yang sesuai indikasi medis dan masuk dalam ketentuan penjaminan harus tersedia.
Selain itu, RSUD Rokan Hulu terus diarahkan untuk menerapkan standar pelayanan, standar operasional prosedur (SOP), serta clinical pathway sebagai bagian dari pengawasan mutu pelayanan medis.
Apabila ditemukan dugaan pelayanan yang tidak sesuai standar, kata Zuldi, dapat dilakukan audit medis maupun audit klinis untuk mengetahui akar permasalahan dan menentukan langkah tindak lanjut.
Perkuat Ketersediaan Obat dan Sarana Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hulu, dr. Bambang Triono, MM., menyoroti pentingnya penguatan sistem pelayanan kesehatan melalui dukungan sarana, alat kesehatan, serta ketersediaan obat.
Menurut Bambang, pemenuhan kebutuhan obat tidak harus bergantung kepada satu penyedia. Rumah sakit dapat menjalin kerja sama dengan beberapa penyedia untuk mengantisipasi gangguan pasokan.
“Kalau kebutuhan obat kita penuhi melalui beberapa penyedia, ketika salah satu mengalami kendala, kita masih memiliki alternatif untuk memenuhi kebutuhan pelayanan,” jelasnya.
Langkah tersebut dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meskipun terjadi kendala pada salah satu jalur pengadaan.
Budaya Pelayanan Harus Diperkuat
Sementara itu, Kabag Organisasi Setda Rokan Hulu, Sinta Sapta Kumala, S.STP., menekankan bahwa budaya pelayanan harus dibangun secara konsisten oleh seluruh aparatur.
Menurutnya, kualitas pelayanan bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis. Petugas front office, keamanan, kebersihan, tenaga administrasi hingga tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman pelayanan yang baik bagi masyarakat.
“Budaya kerja tidak mungkin muncul dalam satu hari. Kita harus terus mengingatkan dan memberikan motivasi. Kalau perlu, sebelum bekerja diberikan penguatan mengenai pentingnya pelayanan,” ujarnya.
Sinta juga mendorong adanya penghargaan bagi pegawai yang mampu memberikan pelayanan terbaik serta pembinaan bagi pegawai yang belum menjalankan standar pelayanan.
Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan tenaga pada setiap fasilitas kesehatan harus berdasarkan analisis jabatan dan peta jabatan. Dengan demikian, penempatan dokter, perawat maupun tenaga administrasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta standar masing-masing unit pelayanan.
BPJS Buka Ruang Pengaduan Masyarakat
Dari sisi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kepala BPJS Kesehatan Rokan Hulu, Ivo Sartika, menyampaikan bahwa masyarakat dapat menyampaikan pengaduan apabila menemukan kendala dalam pelayanan.
Rumah sakit, kata Ivo, telah menyediakan petugas pengaduan dan hotline di sejumlah titik yang mudah diakses masyarakat. Setiap pengaduan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Berdasarkan pengaduan yang masuk, kami akan melakukan evaluasi rutin ke rumah sakit,” katanya.
Ivo juga menjelaskan bahwa proses validasi kepesertaan dilakukan secara berlapis untuk memastikan pelayanan diberikan kepada peserta yang berhak. Mekanisme validasi dapat menggunakan fingerprint maupun identitas kependudukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia mengingatkan bahwa tidak seluruh kondisi medis secara otomatis menjadi tanggungan BPJS Kesehatan. Beberapa kasus memiliki mekanisme penjaminan lain, seperti kecelakaan kerja yang menjadi ranah BPJS Ketenagakerjaan maupun kecelakaan lalu lintas yang memiliki mekanisme penjaminan tersendiri.
RSUD Rohul Siapkan Penguatan Layanan Spesialis
Dalam talk show tersebut juga dibahas pengembangan layanan spesialis di RSUD Rokan Hulu.
Zuldi menyampaikan bahwa sejumlah dokter spesialis tengah dipersiapkan melalui pendidikan dan pelatihan seiring dengan pengembangan sarana serta alat kesehatan rumah sakit.
Penguatan tersebut mencakup sejumlah layanan spesialis, di antaranya jantung, kanker, saraf, dan penyakit dalam.
Menurutnya, pengembangan layanan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung.
“Kita mengakui masih ada kelemahan. Pembinaan bukan pekerjaan satu atau dua hari. Kita terus berbenah agar masyarakat semakin percaya dan tidak ragu mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Rokan Hulu,” tegas Zuldi.
Melalui pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berharap kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat dan masyarakat memperoleh layanan yang mudah, cepat, ramah, aman, serta berkualitas.
Rido/Adv Husus






