
Pekanbaru, Mengabarkan.com-Viral video perampokan di gerai ATM Bank Panin, Kelurahan, Pesisir, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, Riau, pada Minggu (5/3/2023), sekitar Pukul 06.40 WIB.
Dalam video yang terekam Closed Circuit Television (CCTV) tersebut, terlihat seorang pria bersama rekannya sedang berdiri di depan ATM.
Klik Video..
Tak menunggu lama, pria yang mengenakan topi itu langsung mengeluarkan senjatanya dari belakang hingga menembakannya ke bagian perut korban.
Dugaan perampokan itu terjadi di gerai ATM Bank Panin yang berlokasi di persimpangan Jalan Tg. Datuk dan Jalan S.S. Qasim, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh.
Akibat peristiwa itu, seorang karyawan PT SGI (Security Garda Indonesia), KI (22) yang sedang bertugas mengisi ATM berlumuran darah dan dibawa ke rumah sakit. Saat itu, korban tengah berada di gerai ATM bersama dua rekannya.
Menurut keterangan saksi, DH (54) saat pengisian, tiba-tiba muncul tiga orang laki-laki yang tidak dikenal dan salah satu pelaku hendak mengambil uang di ATM. Namun, karena saat itu sedang dilakukan pengisian ATM, DH meminta pelaku untuk menunggu. Tak lama kemudian, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata dan menembakkan ke arah DH. Meskipun tidak meledak, korban akhirnya dipukul oleh teman pelaku dan berusaha melarikan diri.
Saksi yang lain, KN (34), sopir PT SSI, melihat tindakan pelaku dan langsung berusaha melarikan diri ke arah Indomart. Namun, korban mendengar tembakan satu kali dan setelah beberapa menit kembali ke gerai ATM. Disana, dia menemukan lumuran darah di lantai depan pintu masuk gerai ATM.
Sementara itu, saksi ketiga, MA (24), mengatakan bahwa dia mendengar keributan ketika sedang mengisi ATM. Kemudian, dia melihat pelaku langsung menembakkan senjata ke arah saksi kedua, KN. Pelaku kemudian berhasil membawa kotak uang pengisian ATM senilai kurang lebih Rp 100 juta dan melarikan diri.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi saat dikonfirmasi mengatakan saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. “Kami telah mengumpulkan bukti-bukti yang ditemukan di TKP, seperti 1 buah selongsong peluru,” ujar Kapolresta Pekanbaru, seperti dikutip dari GoRiau.com, pada Minggu (5/3/2023).
“Kami juga telah meminta keterangan dari beberapa saksi yang berada di lokasi kejadian. Saat ini, kami sedang berupaya untuk mengidentifikasi pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya. (Paber).






