Jalan Putus Diterjang Banjir, Pembangunan Jembatan Sementara Sudah 70 Persen

Pekerjaan pembangunan jembatan sementara sudha mencapai 70 persen. Foto/Mengabarkan.com

Rokan Hulu, Mengabarkan.com – Sejak Selasa 27 Maret 2023, pukul 07.00 WIB, intensitas curah hujan sangat tinggi, hingga debit air Sungai Batang Lubuh Pasir Pengaraian, Rokan Hulu, Riau meluap sampai ke permukiman warga.

Derasnya air sungai tersebut, mengakibatkan jalan penghubung dari Desa Bangun Purba ke Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba, Rokan Hulu terputus, dan gorong-gorong yang ada sebelumnya pun ikut diseret derasnya air sungai.

Atas peristiwa itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau berkolaborasi dengan PUPR Rokan Hulu langsung melakukan tindakan cepat, dengan  mengirimkan berupa bahan material berupa besi jembatan dari Provinsi Riau.

“Sejak jalan itu terputus akibat banjir,  pihak kita langsung melakukan koordinasi dengan pihak PUPR Provinsi Riau. Dan tadi malam, bahan berupa besi jembatan sudah datang, dan saat ini masih dikerjakan,” kata Kepala Dinas PUPR Rokan Hulu, Anton ST, kepada reporter mengabarkan, pada Rabu (22/3/2023) ponselnya.

Anton menambahkan, saat ini pembangunan jembatan sementara tersebut terus digesa, agar aktifitas masyarakat bisa berjalan seperti biasanya.

“Pekerjaanya sudah 70 persen. Mudah-mudahan hari ini (Rabu 22/3 red) bisa rampung,” jelas Anton.

Sementar itu, di tempat terpisah, Kepala Desa Bangun Purba Timur Jaya, Saiful Hadi, membenarkan kalau pembangunan jembatan sementara itu sudah mencapai 70 persen.

“Sejak siang ini, pekerjaannya sudah 70 persen. Mudah-mudahan jembatan sementara ini bisa cepat selesai,” kata Saiful, kepada reporter Mengabarkan.com, pada Rabu (22/3).

Kades menambahkan, sejak jalan tersebut putus, warga terpaksa harus melalui jalan Persikuan atau jalan perkebunan yang ada di Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba.

“Memang ada jalur alternatif, melalui jalan perkebunan. Tetapi yang lebih dekatnya itu melalui jalan yang putus tadi,” ujarnya.

Ia pun berharap, dengan dibangunya jembatan sementara itu, warga sekitar bisa melintas seperti bisanya, sehingga perekonomian masyarakat bisa berjalan dengan lancar.

“Semoga bisa selesai hari ini. Karena saya lihat sudah 7o persen pekerjaanya,” terang Kades.

Untuk diketahui, sampai pada Rabu (22/3/2023), sekitar pukul 02.00 dini hari, banjir sudah mulai berangsur surut.

“Alhamdulillah air sudah surut, aktifitas masyarakat juga sudah berjalan seperti biasanya,” ujar Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR, Serda Maihendra, kepada Mengabarkan.com. (Paber).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *