Mengabarkan.com — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus mendorong pembangunan infrastruktur yang berkualitas, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui pemeliharaan infrastruktur dengan mengedepankan efisiensi anggaran dan inovasi.
Hal itu disampaikan dalam talk show “Surambi Nogori, Bupati Menyapa: Bersama Membangun Negeri” yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (15/9/2026), di Studio II Diskominfo Rohul.
Talk show yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut mengangkat tema “Infrastruktur Berkualitas, Rokan Hulu Maju: Membangun Konektivitas, Menggerakkan Ekonomi, Meningkatkan Kesejahteraan.”
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu, H. Zulfikri, ST, hadir sebagai narasumber utama. Ia didampingi Dr. Hj. Hidayati, S.Kom., M.Pd.I serta Mawardi Azhar, ST., MM, Kabid Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Rohul.
Kegiatan tersebut menjadi sarana pemerintah daerah menyampaikan informasi pembangunan sekaligus membuka ruang dialog dengan masyarakat terkait kebijakan dan program pembangunan infrastruktur di Kabupaten Rokan Hulu.
PUPR Berperan Strategis dalam Pembangunan Daerah
Dinas PUPR memiliki peran strategis dalam membantu Bupati dan Wakil Bupati melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang.
Ruang lingkupnya mencakup pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan, pengelolaan sumber daya air, sungai, irigasi dan drainase, penataan ruang hingga pembinaan jasa konstruksi.
Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Rokan Hulu periode 2025–2029, yakni mewujudkan Rokan Hulu sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang religius melalui pemanfaatan sumber daya alam berwawasan lingkungan menuju masyarakat sejahtera dan berkelanjutan.
Karena itu, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarkawasan, memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Manfaatkan Aspal Sisa untuk Efisiensi
Salah satu inovasi yang dilakukan PUPR Rohul pada 2026 adalah pemanfaatan kembali material aspal sisa pekerjaan jalan yang masih layak digunakan.
Pada 6 Agustus 2026, PUPR Rohul memanfaatkan serpihan aspal sisa pekerjaan jalan untuk menangani sejumlah titik jalan berlubang di kawasan Perkantoran Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas PUPR Rohul H. Zulfikri, ST, bersama jajaran Bidang Jalan dan Jembatan serta didampingi Rezki Rades, ST, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu.
Pemanfaatan material yang masih layak tersebut dinilai menjadi salah satu langkah efisiensi karena material sisa tidak langsung menjadi limbah, tetapi dapat dimanfaatkan kembali untuk penanganan kerusakan jalan.
Selain mengurangi penggunaan material baru, langkah tersebut juga dapat membantu mempercepat respons terhadap kerusakan jalan, khususnya pada penanganan awal.
Namun, penggunaan material sisa tetap harus memperhatikan kualitas, spesifikasi teknis dan standar pekerjaan jalan agar hasil pekerjaan memenuhi ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan.
Swakelola untuk Respons Lebih Cepat
PUPR Rohul juga mendorong pola swakelola dalam kegiatan pemeliharaan jalan tertentu. Pendekatan tersebut dinilai dapat memberikan fleksibilitas dan mempercepat respons terhadap kerusakan infrastruktur yang ditemukan di lapangan.
Kebijakan ini menjadi semakin relevan di tengah keterbatasan fiskal dan tuntutan efisiensi anggaran. Setiap anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur diharapkan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pemeliharaan secara rutin juga menjadi bagian penting untuk mencegah kerusakan ringan berkembang menjadi kerusakan berat yang membutuhkan biaya penanganan lebih besar.
Sejumlah Ruas Jalan Jadi Perhatian
Dalam pelaksanaan pemeliharaan infrastruktur, PUPR Rohul melakukan penanganan berdasarkan kondisi dan tingkat kebutuhan di lapangan.
Sejumlah ruas yang menjadi bagian dari penanganan infrastruktur jalan antara lain Jalan Lingkar KM 4 Pasir Pengaraian, Banjar Datar–Rokan IV Koto, Tambusai Timur–Lubuk Kerapat serta Dalu-Dalu–Pekan Tebih.
Pemeliharaan berbasis kondisi lapangan tersebut diharapkan dapat menjaga tingkat kemantapan jalan sekaligus memberikan pelayanan infrastruktur yang lebih baik kepada masyarakat.
Dorong Transformasi Digital
Ke depan, pengembangan inovasi PUPR Rohul tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan material jalan, tetapi juga dapat diarahkan pada transformasi pengelolaan infrastruktur berbasis data.
Pemanfaatan teknologi seperti sistem pemetaan jalan rusak berbasis digital atau GIS, pembangunan database kondisi jalan dan jembatan, penggunaan material lokal maupun material daur ulang, serta penguatan sistem pengaduan masyarakat dapat menjadi bagian dari peningkatan pelayanan.
Selain itu, penerapan pemeliharaan preventif juga dinilai penting agar potensi kerusakan dapat diketahui dan ditangani lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan berat.
Integrasi data kondisi infrastruktur dengan proses perencanaan dan penganggaran daerah juga menjadi faktor penting. Dengan pendekatan tersebut, penentuan prioritas pembangunan dapat dilakukan berdasarkan kondisi lapangan, tingkat urgensi serta manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Melalui talk show “Surambi Nogori, Bupati Menyapa”, Pemkab Rokan Hulu berupaya membuka informasi pembangunan seluas-luasnya kepada masyarakat.
Pembangunan infrastruktur pada akhirnya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi, kepedulian dan pengawasan masyarakat.
Dengan infrastruktur yang berkualitas dan dikelola secara efisien serta inovatif, konektivitas antarkawasan diharapkan semakin baik, aktivitas ekonomi semakin bergerak dan kesejahteraan masyarakat Rokan Hulu terus meningkat.
Rido/Adv Husus





