Wakapolri Klaim Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Polri Meningkat

Wakapolri Komjen Agus menyalami Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono saat Wakapolri Kunker ke Riau. Foto/Istimewa

Mengabarkan.com – Wakapolri Komjen Agus Andrianto mengklaim bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap polri saat ini semakin meningkat, hingga mencapai 76,4 persen.

Hal itu terlihat melalui program Quick Wins Presisi yang selama ini digerakkan oleh Polri terhadap masyarakat.

“Terus lalukan respons cepat terhadap setiap aduan dari masyarakat, hal ini akan memberikan dampak yang positif kepada Polri,” kata Komjen Agus saat memberikan arahan kepada seluruh personel jajaran Polda Riau, pada Kamis  (23/11/2023), di Aula Tribrata, Polda Riau.

Wakapolri menjelaskan, upaya membangun komunikasi dengan elemen masyarakat sangat dibutuhkan, khususnya persiapan pengamanan dalam tahapan Pemilu 2024.

“Jaga netralitas Polri dalam tahapan Pemilu 2024. Tetap aktifkan Polisi Masyarakat (Polmas) melalui peran Bhabinkamtibmas,” tegasnya.

Komjen Agus memaparkan, tingkatkan pengawasan melekat dan selalu memberikan arahan kepada personel yang melaksanakan tugas di lapangan.

“Kita harus menyusun rencana kegiatan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, seperti dalam pengaturan lalu lintas pada jam padat hingga jam rawan, tergantung pada dinamika perkembangan situasi,” beber Komjen Agus.

“Kapolres juga harus koordinasi dengan Dandim terkait penanganan permasalahan-permasalahan yang ada di wilayah, serta  tingkatkan patroli di masyarakat  dan pengakan hukum menjadi tindakan terakhir,” sambungnya.

Jaga kesehatan

Wakapolri menambahkan, dalam kontestasi Pemilu kegiatan cukup padat sehingga masing-masing personel harus dapat menjaga kesehatan dan melakukan pengecekan secara rutin.

“Seluruh personel harus menjaga kesehatan. Kita berkaca dari Pemilu sebelumnya, banyak anggota yang sakit,” ujar Komjen Agus.

Ia juga berpesan, agar Polri dapat menggunakan semua kewenangan dan kekuatan yang dititipkan oleh Allah SWT untuk membantu serta menjadi bagian pemberi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

“Mari laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, empati, dan saling koreksi untuk menghindari terjadinya penyimpangan. Niatkan dalam diri untuk melayani masyarakat dengan hati nurani, serta hindari perbuatan kontraproduktif yang dapat menyakiti hati masyarakat,” tegas Komjen Agus.

Kamojen Agus menegaskan, agar seluruh personel mempedomani arah kebijakan dari Kapolri, dan penekanan-penekanan yang disampaikan dalam berbagai kesempatan baik melalui surat telegram, arahan langsung pada saat Anev, maupun arahan yang disampaikan melalui video conference. (Paber/Rilis).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *