
Rokan Hulu, Mengabarkan.com – Bupati Rokan Hulu Riau, H Sukiman mengaku prihatin saat mendengar informasi bahwa jumlah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian, mendominasi karena kasus narkoba.
Hal itu dikatakan Sukiman saat menyampaikan sambutannya di acara potang bolimau yang diselenggarakan oleh Pemkab Rohul, di area Islamic Center Pasir Pengaraian, pada Rabu (22/3/2023).
Bupati menyampaikan, saat ini warga binaan yang ada di Lapas Pasir Pengaraian berjumlah 800-an orang. Dari ratusan warga binaan tersebut, sekitar 500-an adalah kasus narkoba.
“Tadi saya ngobrol sama Pak Kalapas Pasir Pengaraian, Bahtiar Sitepu. Katanya, tahanan di dalam lapas itu banyak kasus narkoba. Tentunya ini membuat kita miris,” kata Sukiman.
Sukiman menambahkan, atas fakta yang terjadi itu, pihaknya minta kepada semua elemen masyarakat agar bersama-sama memerangi peredaran narkoba di Rokan Hulu.
“Kita berharap kepada orangtua dapat mengawasi anak-anaknya, agar terhindar dari Narkoba. Kemudian, kepada semua lapisan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak yang berwajib bagi siapa saja yang melakukannya. Sehingga peredaran narkoba di Rohul bisa diatasi,” tegas Sukiman.
Selain prihatin mendengar banyaknya warga binaan yang terjerat narkoba, Bupati Sukiman juga akan berupaya untuk melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap peredaran narkoba di Rohul.
“Kita akan lakukan upaya untuk mencegah terjadinya peredaran narkoba di Rohul ini,” kata Sukiman.
Perhatikan Kondisi Lapas
Selain pencegahan, lanjut Bupati, pihaknya juga akan berupaya untuk memperhatikan kondisi Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian yang saat ini sudah over kapasitas.
“Memang, kalau over kapasitas itu kan sudah di seluruh Indonesia. Tapi, kita ke depan berharap bisa membantu melalui dana hibah untuk pembangunan Lapas Pasir Pengaraian ini,” ujar Sukiman. *** (Paber/Adv).






