
Mengabarkan.com – Pencarian hari ketiga jenazah Riati (55), yang nekat melompat ke dalam Sungai Batang Lubuh di Desa Rambah Tengah Hilir, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Riau, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, pada Senin (9/5), sekietar Pukul 11.30 WIB.
Korban ditemukan dalam keadaan tersangkut di batang bambu, dengan jarak 7 kilometer dari tempat kejadian.
“Alhamdulillah, di hari ketiga, pencarain korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan,” ujar Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, pada Selasa (9/5/2023).
Kapolres menyebut, tim gabunga dari BPB, Basarnas, Dinas Sosial TNI dan Polri pun, langsung mengevakusi jenazah dan membawanya ke RSUD Rohul untuk dibersihkan dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, ditemui reporter Mengabarkan.com, anak bungsu korban, Rian (23), menyampaikan, banyak terima kasih kepada tim gabungan, yaitu TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan Dinas Sosial atas kerja kerasnya mencari jenazah ibunya tersebut.
“Terima kasih Bapak Polisi, TNI dan tim lainnya, karena sudah berjibaku mencari jenazah ibu saya. Biarlah Tuhan yang membalasnya,” ujar Rian, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu, saat mendampingi jenazah ibunya, yang didampingi keluarga lainya, Angga, Safii dan adik korban, Suparti (38).
Rian menuturkan, ibu dan ayah trinya itu, pernah tinggal serumah denganya di Kerinci, Jambi. Setelah itu, kedua orangtua pindah lagi ke Rokan Hulu, Riau.
“Kami dulu pernah serumah dengan ibu dan Denison. Karena mereka sering cekcok, akhirnya mereka memilih pindah ke Rohul.

Ayah Tiri
Rian, yang didampingi kedua abangnya itu menjelaskan, Denison tersebut merupakan ayah tirinya. Ayah kandung dari ketinganya sudah meninggal dunia.
“Ayah kandung kami sudah meninggal. Jadi ibu menikah lagi sama Denison. Tetapi selama bersama Denison, mereka selalu cekcok,” jelas Rian yang diamini kedua abangnya.
Korban Lompat ke Sungai
Sebelumnya, korban, Riati (55) bertengkar dengan suaminya, Denison (31) yang bekerja sebagai operator perahu penyebrangan atau dikenal dengan getek.
Usai pasangan suami istri (Pasutri) itu cekcok, tiba-tiba korban langsung menuju getek dan melompat ke dalam sungai, pada Minggu (7/5/2023).
Bhabinkamtibmas Polsek Rambah Polres Rohul, Bripka Yulizar, menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi yang dihimpunya, awalnya sekitar pukul 07.00 WIB, pada tanggal 7 Mei 2023, Safran (pengelola getek) dan suami korban pergi ke perahu penyeberangan untuk memperbaiki perahu yang sedang rusak.
“Setelah bekerja, setibanya di rumah korban, suaminya menanyakan ke korban apakah sudah masak sarapan pagi. Tetapi korban menjawab, apa yang saya masak lebih baik saya memasak pahamu. Setelah itu cekcok antara suami istri pun terjadi,” jelas Bripka Yulizar.
Selanjutnya, kata Yulizar, secara tiba-tiba korban menuju ke perahu dan langsung menceburkan diri.
“Info yang kita dapatkan, bahwa pengelola getek dan suaminya masih sempat mencari ke dalam air, tapi korban langsung tenggelam dan tak kelihatan,” terang Yulizar.
Dimakamkan di Rambah Hilir
Setelah jenazah korban dibersihkan dan dilakukan visum, polisi akhirnya menyerahkannya ke pihak keluarga.
Anak korban, Rian menyampaikan, jenazah ibunya tersebut akan dimakamkan di Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Rohul.
“Siang ini akan kita makamkan di Desa Pasir Utama,” ujar Rian, kepada reporter Mengabarkan.com, pada Senin (9/5/2023). (Paber).






