Ini Imbaun Kapolres Terkait Isu Penculikan Anak di Rohul Riau

 

Kapolres Rokan Hulu AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH. Foto: Mengabarkan.com

Rokan Hulu – Masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu Riau ketakutan akibat adanya isu penculikan anak yang beredar di berbagai media sosial maupun di WhatsApp group.

“Saya takut pak, karena isu penculikan anak di berbagai media sosial banyak beredar. Ya, karena isu itu, wajarlah saya takut, apalagi anak kita masih kecil,” kata Kertina, yang mengaku tinggal di Desa Suka Maju, kepada Mengabarkan.com, pada Selasa (31/1/2022).

Semenatra itu, menyikapi beredarnya isu penculikan anak tersebut, Kapolres Rokan Hulu AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH, mengimbau masyarakat untuk tidak panik secara berlebihan, sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya.

AKBP Pangucap menjelaskan, informasi penculikan anak yang beredar saat ini belum diketahui kebenarannya terkait waktu kejadiannya. Bahkan, bisa saja video, foto dan narasi yang beredar adalah hoaks yang sengaja disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kita berharap masyarakat Rokan Hulu harus cerdas dan bijak saat membaca serta mencerna berbagai informasi yang beredar. Khusus isu penculikan anak tersebut, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman,” ujar AKBP Pangucap via pesan WahsApp-nya, pada Selasa (31/1/2023).

Kapolres menambahkan, agar masyarakat tidak perlu merasa takut, yang terpenting masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, khususnya para orangtua untuk lebih mengawasi putra-putrinya.

“Kita harapkan para orangtua juga dapat memberikan pemahaman terhadap anak, agar tidak mudah terpengaruh terhadap orang yang tidak dikenal. Terlebih, saat dihampiri oleh orang yang tak dikenal, baik di sekolah maupun di luar rumah,” harap AKBP Pangucap.

“Orangtua harus melakukan pengawasan, usahakan anak-anak tidak menggunakan barang mewah dan mencolok. Apabila melihat orang yang mencurigakan sebaiknya lapor petugas terdekat dan jangan main hakim sendiri” jelas Kapolres. (Paber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *